
MARI UBAH POLEMIK KURIKULUM NEGARA MENJADI APOLOGI SESUAI MANDAT UNDANG-UNDANG DASAR!
Polemik akan terus terjadi karena kurikulum yang sudah ada tidak sesuai atau tidak sinkron dengan mandat UU. No.20 Tahun 2003.
Bagaimana tidak?!
Sains yang diadopsi dalam perangkat pembelajaran sendiri merupakan sains atheisme Eropa.
Polemik kurikulum akan berakhir jika VUCAS di Negara tersebut dihancurkan melalui skema perombakan kurikulum sehingga tidak terjadi stagnasi teknologi.
Dengan demikian, rakyat Indonesia akan sibuk dengan kegiatan produksi dan berekspansi.
Oleh karena itu, perombakan kurikulum menjadi suatu keharusan agar bisa sinkron atau sesuai dengan mandat UUD.
Adapun di Indonesia, dalam UU No.20 tahun 2003 pasal 1 ayat (19), konstitusi menyatakan bahwa kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.
Lebih lanjut, pada pasal 36 ayat (3) disebutkan bahwa kurikulum disusun sesuai dengan jenjang dan jenis pendidikan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan memperhatikan:
Peningkatan iman dan takwa;
Peningkatan akhlak mulia; Peningkatan potensi, kecerdasan, dan minat peserta didik; Keragaman potensi daerah dan lingkungan; Tuntutan pembangunan daerah dan nasional; Tuntutan dunia kerja; Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni; Agama; Dinamika perkembangan global; dan persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan.
Dengan estimasi anggaran kurang dari 100 miliar rupiah yang diperuntukkan untuk mengubah kurikulum, Indonesia sudah selangkah menuju Negara Super Power yang bisa jadi pengendali Amerika dan China setelah United Kingdom.
KURIKULUM BASIS INOVASI TINGKAT TINGGI MEMBUAT CHINA BEREKSPANSI MENDUNIA.
“Pada tanggal 15-18 Juni 1999, diadakan konferensi, Pemerintah China menyadari bahwa untuk bisa bertahan menghadapi globalisasi perlu menyiapkan generasi muda yang kreatif dan inovatif.Apalagi China menghadapi masalah pencemaran lingkungan yang semakin parah dan populasi penduduk yang terus bertambah.
Pada bulan September 2001 dikeluarkan kurikulum baru yang menitikberatkan pada inovasi dan kemampuan mengaplikasikan teori dalam kehidupan sehari-hari.”
Semakin tinggi tingkatan inovasi bisnis suatu Bangsa dan Negara maka akan semakin banyak pendapatan Negara sehingga semakin makmur ekonomi bangsanya.
IPTEK YANG IMTAQ DENGAN INOVASI TINGKAT TINGGI SEBAGAI SOLUSI MENGAKHIRI STAGNASI TEKNOLOGI.
Menurut Prof. Badri Yatim, adikuasa dunia, Kerajaan Turki Usmani juga mengalami kehancuran karena berbagai faktor:
1.Wilayah kekuasaan yang sangat luas.
Sehingga administrasi pemerintahan menjadi rumit dan tak beres. Di sisi lain, para penguasanya memiliki ambisi yang besar untuk memperluas wilayah kekuasaan.
2.Heterogenitas penduduk.
Akibat menguasai wilayah yang luas, Turki Usmani mengendalikan berbagai etnis penduduk. Heteroginitas itu memicu banyaknya pemberontakan.
3.Kelemahan para penguasa.
Sepeninggal Sulaiman AlQanuni, Turki Usmani dipimpin sultan-sultan yang lemah, baik keperibadian, maupun kepemimpinan. Akibatnya pemerintahan menjadi kacau.
4.Budaya pungli.
Perbuatan pungli melemahkan kekuatan kerajaan. Setiap orang yang menginginkan jabatan harus menyuap atau membayar uang pelicin.
5.Merosotnya ekonomi.
Peperangan yang terus dilakukan membuat perekonomian merosot. Pendapatan berkurang, sementara belanja untung perang terus menguras anggaran negara.
6.Stagnasi dalam ilmu pengetahuan dan teknologi.
Kemajuan yang telah dicapai dalam ilmu pengetahuan dan teknologi tak dikembangkan para penguasa terakhir. Akibatnya, Turki Usmani kalah canggih dari segi persenjataan dibandingkan negara-negara Barat.
Fakta stagnasi teknologi di Indonesia sangat terasa sekali dimana kurang percaya dirinya untuk menciptakan sesuatu teknologi yang dapat menggebrak dunia sains dan malah terus mengekor pada sains atheisme Eropa.
Solusi?
Mari viralkan konsep IPTEK YANG IMTAQ ala HABIBIE!
BJ. Habibie merupakan penggagas Sains berdasarkan IPTEK yang IMTAQ pertama di dunia sehingga masih tersamar bagi dunia sains secara umum dan masih kurang dukungannya dari masa ke masa-kroscek ceramah beliau di Kairo.
Sedangkan Einstein penggagas sains berbasis atheisme yg terkenal karena mendukung statement ilmuwan antar abad Newton yang juga mendukung pula secara berantai konsep atheisme Democritus.
Dengan menjadikan IPTEK YANG IMTAQ besutan Habibie sebagai trending tekno-sains maka peluang untuk menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa utama dunia akan semakin terbuka lebar.
Dengan demikian, akan mempermudah ekspansi seluruh sektor industri Negeri.
Oleh karena itu, agar Indonesia maju secara POLEKSOSBUDTEK maka kita harus mau mendukung konsep IPTEK yang IMTAQ sebagai basis kurikulum inovasi.
Skema selengkapnya:
https://telegra.ph/PERSIAPAN-PERANG-ALA-CHINA-11-29

BISNIS ADALAH MEMBUAT TAKUT NEGARA LAIN.
Skema pertama:
“Sebuah buku dari seorang whistleblower nuklir memiliki klaim yang mencengangkan yakni Angkatan Udara Amerika pernah memiliki rencana untuk menghentikan rotasi bumi dengan seribu roket dengan tujuan agar rudal nuklir Soviet salah sasaran.
Rencana pertahanan rudal yang disebut sebagai Wile E. Coyote ini memang gila meski secara teori bisa dilakukan.
Klaim itu disampaikan Daniel Ellsberg yang bekerja untuk RAND dari 1960 hingga 1970 dan mengatakan dia melihat rencana itu sebelum dia meninggalkan perusahaan tersebut. Pada dasarnya cara ini dilakukan dengan menggunakan 1.000 mesin roket diletakkan secara horizontal di permukaan bumi yang akan ditembakkan ketika rudal sedang terbang menuju Amerika.”
|By AZ, 22/01/2019|
Ketika kabar ini terdengar di sebagian antero jagad Alam Semesta Kubus dalam tempo 160 kuartal berikutnya PDB Amerika mengalami peningkatan kenaikan yang sangat tajam (eksponensial) senilai 70.000 trilyun lebih (jika dirupiahkan).
Hal ini berarti tiap tahunnya terdapat surplus GDP sebesar 1.750 trilyun lebih dalam arti selama itu setiap tahun Amerika mengerahkan 20 ilmuwan setara BJ. Habibie yang mengimplementasikan inovasi tingkat tingginya di Amerika.
Oleh karena itu, hanya dengan Inovasi Tingkat Tinggi dalam militer (“fear factor”) sebuah inovasi segala jenis produk bangsa akan memiliki keberlanjutan bagi perusahaan bahkan sebuah Negara.
Skema kedua:
“Dikutip dari The Diplomat, Minggu (15/9), ketika industri teknologi militer China telah berkembang pesat, Rusia tidak banyak berupaya untuk berinovasi dalam industri teknologi militernya.”
Sehingga dengan seluruh proyek inovasi tingkat tingginya terutama bidang militer, PDB China dapat melesat naik secara signifikan di atas 5% dengan surplus keuntungan bersih penghasilan bangsanya selama beberapa kuartal sebesar 14.000 trilyun lebih (jika dirupiahkan).
Peluang bagi Indonesia dari dua skema di atas?
UKM INDONESIA harus memulainya dengan mengikuti program inovasi tingkat tinggi sehingga kedepannya mayoritas akan bertransformasi dari bisnis makanan dan pakaian menjadi sebuah bisnis teknologi.
Mengapa harus demikian?!
Agar setiap produk UKM bisa berekspansi mendunia dan melintas abad dengan cara yang mudah dan halal.
Rakyat Indonesia!
EROPA dan CHINA telah meraup keuntungan yang sangat besar secara reaksi berantai dari proyek sains mereka.
Itu karena dengan proyek sains, maka produk apapun yang ditelurkan sebuah Negara akan menghasilkan “create knowledge” yang berharga mahal bagi bangsa lain yang menikmatinya.
Contohnya proyek LHC menghasilkan keuntungan bersih 50 trilyun lebih belum ditambah efek keuntungan berantai yang ditimbulkannya pada produk Eropa lainnya sehingga menghasilkan nilai tambah yang sangat besar.
Lalu adakah peluang proyek sains untuk produk UKM INDONESIA khususnya agar bisa bernilai tinggi di mata dunia-“FEAR FACTOR”?
Tentu saja ada!
Berikut ini proyek yg kami tawarkan:
Proposal Excellent Project in Astrophysics!
Finding G-WAVE better than Einstein Telescope!
●Bagi yang memiliki tempat kosong area JABODETABEK, sekiranya bersedia mendermakan menjadi lab. Untuk proyek ini sekaligus membuka bisnis les kursus pelajaran dan IT.
●Rencana tahap awal kita akan memanfaatkan teknologi sensor gravitasi pada smartphone kemudian dikembanginovasikan seperti Harvard Tower Experiment.
Ringkasan proyek sains:
https://kbmapp.com/book/detail/ffba290e-43ae-129d-574a-64305fbca292?af=70363699-54db-8861-48d2-0682bc320e22
5 tanggapan untuk “RAHASIA SURPLUS 70.000 TRILIUN RUPIAH DARI REVOLUSI KURIKULUM NEGARA”