
Kombinasi revolusi sains dan metaverse untuk memutar sejarah Asia atas Eropa perlu dilakukan Indonesia dalam tempo sesingkat-singkatnya. Sehingga perputaran dana global (USD 1.75 trillion) bisa dirampas untuk bisnis inklusif – mekanisme hidrolik.
Untuk mengangkat ekonomi usaha kecil perlu adanya dua roda penggerak dalam bentuk kombinasi inovasi sains dan metaverse. Sehingga Negeri berdaulat atas perputaran dana global (IDR 20.000 TRILIUN) untuk menggerakkan bisnis inklusif – mekanisme HIDRAULIS.
HUKUM HIDRAULIS INOVASI EKONOMI PANCANOMICS
Revolusi sains diperlukan karena Sains merupakan landasan dari teknologi yang bisa berupa sains atheisme ala Einstein (yang wajib kita benci) atau IPTEK yang IMTAQ ala Habibie (yang wajib kita cintai).
Karena hati manusia hanya satu maka penempatan rasa cinta dan benci harus tepat sasaran sehingga kebenaran bisa kembali tegak di muka Bumi.
Habibie wajib kita cintai karena beliau merupakan taudalan yang mengimplementasikan konsep rahmatan lil ‘alamin ala Tokoh nomor Wahid di Dunia (sebagaimana yang ditulis oleh Michael Heart) yaitu Rasulullah shallallahu’ alaihi wasallam.
Rasul selalu paham dan menghargai adat bahkan hingga cara makan penduduk suatu wilayah yang hendak Beliau kunjungi, hal inipun tercermin dalam sikap pak Habibie ketika hendak menawarkan produk pesawat GATOTKACA ke suatu Negara;
“Anehnya, cangkir yang dibawa pramusaji hanya beberapa buah dan setelah tamu meneguk kopi tersebut, cangkir kembali dituang kopi lalu disuguhkan dengan cangkir yang sama. Menteri pertahanan Inggris menolaknya dengan alasan cangkir tidak dicuci. Sementara, Habibie langsung meneguknya sekali habis sesuai dengan adatnya“. – Republika.co.id
Lalu mengapa kita harus membenci Einstein?
Karena Einstein memiliki pandangan atheis yang akan mendatangkan azab dari seluruh penjuru Bumi dan langit.
Einstein itu atheis dengan surat yang dibuatnya sendiri dan suratnya tersebut terjual seharga 3 miliar dollar dalam suatu lelang di Eropa.
Mengapa einstein atheis?
Karena Einstein meyakini bahwa Allah yang disembah manusia hanyalah sebuah kebohongan dan merupakan produk kebodohan manusia (para Nabi).
Ini buktinya bahwa Fisika modern Einstein-black hole berujung pada keyakinan ATHEISME:
Penjelasan selengkapnya agar tidak gagal paham:
Setelah sains independen – IPTEK YANG IMTAQ terbentuk maka peluang agar produk lokal bisa mengalahkan branding produk China, Eropa dan Amerika sekaligus semakin besar.
Terdapat beberapa poin yang perlu diperhatikan;
1. SAINS PENYOKONG METAVERSE.
PROYEK METAVERSE PEMUTAR SEJARAH.
Metaverse sebenarnya bisa membuat satu perusahaan bisa meraup cuan triliunan tanpa diikat regulasi Negara. Bagaimana tidak?
Dengan memanfaatkan VR maka sebuah oknum-perusahaan bermodal berpotensi akan dapat menjajah beberapa Negara tanpa harus perang senjata.
Lalu bagaimana mekanismenya?
Ini:
https://telegra.ph/CUAN-DARI-METAVERSE-12-22
2. CUAN 14.000 TRILIUN RUPIAH ALA CHINA.
China bertindak lebih berani menggunakan sihir sains atheisme Eropa untuk ekspansi segala jenis produknya sebagai pasokan militer di masa depan.
Bagaimana tidak?
Berawal dari mengubah kurikulum Negara menjadi berbasis inovasi sejak 1999 kemudian berulah dengan membuat matahari dan bulan buatan, saat ini mengklaim memiliki teknologi kuantum komputer lebih canggih dari Amerika dan Eropa.
Rakyat Indonesia sebenarnya bisa membalap dua adidaya ini dengan berinovasi tingkat tinggi berbasis IPTEK YANG IMTAQ dengan skema sebagai berikut:
https://telegra.ph/PERSIAPAN-PERANG-ALA-CHINA-11-29
3. SAINS PANCANOMICS™ SELALU SELANGKAH LEBIH MAJU.
PANCANOMICS selalu selangkah lebih maju dari ratusan ilmuwan Eropa.
Ratusan ilmuwan Eropa yang diwakili Italia menemukan pemecahan foton menjadi dua bagian bersifat berbeda sebagaimana yang dilakukan pada elektron, penemuan baru-baru ini dilandasi oleh sifat air yang dapat berbentuk es dan uap.
Padahal konsep ini telah kami gunakan 6 tahun lalu pada pengembangan teknologi mini kuantum komputer yang awalnya bernama proyek TFSC.
Berikut ini skema agar penemuan sains bertajuk atom ini bisa menghasilkan cuan berkelanjutan untuk kedepannya:
https://telegra.ph/CUAN-DARI-FOTON-12-16
RIZAL PAHLEVI
OWNER PROGRAM INOVASI TINGKAT TINGGI PANCANOMICS