PANCAVERSE menitikberatkan pada aplikasi IPTEK yang IMTAQ dan independen bukan mengekor pada sains Eropa – untuk pemberdayaan aset Negeri yang melibatkan masjid sebagai pembantu triple helix agar membentuk bisnis inklusif yang dapat berekspansi mendunia dan melintas abad.
PANCAVERSE adalah suatu program yang memiliki VISI agar pribumi menguasai peredaran dana teknologi global untuk pemerataan ekonomi dan menghilangkan batas antar Negara sehingga dapat berdaulat layaknya Negara di dalam Negara dengan berlandaskan IPTEK yang IMTAQ.
Untuk itu, PANCAVERSE memiliki beberapa variabel diantaranya:
Yaitu suatu metode inovasi aplikatif dari penghapusan suatu ilmu pengetahuan Alam yang secara selektif berdasarkan sesuai tidaknya dengan bukti eksperimen – riset skala laboratorium (evidence base).
Suatu teknologi kuantum komputer yang dapat digunakan untuk keperluan umum – komersil pada suhu ruangan normal – NTP/ATP (dengan mengabaikan supremasi kuantum Eropa) sehingga memiliki independensi tinggi.
Suatu aplikasi basis hijriyyah yang mengintegrasikan akurasi untuk keperluan pertanian hingga industri militer dengan tingkat akurasi sejauh jarak satu tahun cahaya.
Suatu aplikasi basis Alam Semesta kubus yang berfungsi sebagai rebranding wisata lokal Danau Toba dengan urgensi penyelamatan makhluk hidup dari kepunahan dan solusi iklim global yang nyata secara hakikat.
Integrasi pemberdayaan ahli kimia lokal dan teknologi untuk membentuk surplus GDP Negara lebih besar dari 1.000 triliun rupiah, menciptakan lapangan kerja untuk 1.000.000 penduduk perkuartal dan meningkatkan ekspor produk lokal lebih besar dari 15%.
INDONESIA berpotensi untuk menghasilkan garam kualitas industri sebesar 30 juta ton lebih dengan ekspansi lahan, inovasi proses dan menambah SDM terlatih serta melibatkan ahli kimia dan ahli teknologi lokal.
Terdapat beberapa poin yang perlu diperhatikan;
1. Alihkan dana KUR untuk membantu petani mengadakan lab. Inovasi untuk menghasilkan garam kualitas lebih baik – kualitas industri sehingga bernilai jual tinggi – meningkatkan kemakmuran petani garam. Bukan hanya itu, lab. Inovasi berfungsi juga untuk mengupgrade inovasi proses ala China/India, efisiensi tingkat lanjut penggunaan SDM, proses produksi, distribusi serta akurasi untuk menyesuaikan petani terhadap pengaruh iklim global.
2. Meningkatkan efektivitas untuk tercapainya swasembada garam dengan dukungan teknologi dan proteksi dalam bentuk mini kuantum komputer PANCANOMICS.
3. Eksekusikan program PANCAVERSE sebagai “core value” sekaligus UNIQUE VALUE untuk produk garam Negeri yang akan diekspor.
RIZAL PAHLEVI
OWNER PROGRAM INOVASI TINGKAT TINGGI PANCANOMICS – PANCAVERSE
Model bisnis PANCAVERSE yang terdiri dari 7 elemen – 4 elemen sains dan 3 elemen teknologi.
PANCAVERSE adalah suatu program yang memiliki VISI agar pribumi menguasai peredaran dana teknologi global untuk pemerataan ekonomi dan menghilangkan batas antar Negara sehingga dapat berdaulat layaknya Negara di dalam Negara dengan berlandaskan IPTEK yang IMTAQ.
Untuk itu, PANCAVERSE memiliki beberapa variabel diantaranya:
Yaitu suatu metode inovasi aplikatif dari penghapusan suatu ilmu pengetahuan Alam yang secara selektif berdasarkan sesuai tidaknya dengan bukti eksperimen – riset skala laboratorium (evidence base).
Suatu teknologi kuantum komputer yang dapat digunakan untuk keperluan umum – komersil pada suhu ruangan normal – NTP/ATP (dengan mengabaikan supremasi kuantum Eropa) sehingga memiliki independensi tinggi.
Suatu aplikasi basis hijriyyah yang mengintegrasikan akurasi untuk keperluan pertanian hingga industri militer dengan tingkat akurasi sejauh jarak satu tahun cahaya.
Suatu aplikasi basis Alam Semesta kubus yang berfungsi sebagai rebranding wisata lokal Danau Toba dengan urgensi penyelamatan makhluk hidup dari kepunahan dan solusi iklim global yang nyata secara hakikat.
Integrasi pemberdayaan ahli kimia lokal dan teknologi untuk membentuk surplus GDP Negara lebih besar dari 1.000 triliun rupiah, menciptakan lapangan kerja untuk 1.000.000 penduduk perkuartal dan meningkatkan ekspor produk lokal lebih besar dari 15%.
Dengan membentuk program PANCAVERSE, TELKOM dan PLN akan bertindak sebagai kedua ujung busur yang siap membidik dan mendobrak ekspansi produk lokal secara tepat sasaran untuk memenangkan persaingan pasar global. Saat ini adalah kondisi yang tepat untuk mengeksekusikan PANCAVERSE.
Terdapat tiga langkah utama untuk lompatan besar produk PRIBUMI/LOKAL – UMKM;
1. Bentuk kedaulatan Negara dalam wujud tenaga nuklir sehingga memberikan efek VUCAS bagi Negara target ekspor.
2. Kuasai telekomunikasi global untuk memperoleh data terperinci wilayah target Negara yang akan diekspor dalam bentuk senjata mini kuantum komputer PANCANOMICS.
3. Eksekusikan program PANCAVERSE sebagai “core value” sekaligus UNIQUE VALUE bagi produk lokal.
Program PANCAVERSE sebagai senjata efektivitas sekaligus efisiensi dengan akurasi tertinggi di Dunia yang meliputi 7 variabel – 4 variabel sains dan 3 variabel teknologi.
PANCAVERSE adalah suatu program yang memiliki VISI agar pribumi menguasai peredaran dana teknologi global untuk pemerataan ekonomi dan menghilangkan batas antar Negara sehingga dapat berdaulat layaknya Negara di dalam Negara dengan berlandaskan IPTEK yang IMTAQ.
Untuk itu, PANCAVERSE memiliki beberapa variabel diantaranya:
Yaitu suatu metode inovasi aplikatif dari penghapusan suatu ilmu pengetahuan Alam yang secara selektif berdasarkan sesuai tidaknya dengan bukti eksperimen – riset skala laboratorium (evidence base).
Suatu teknologi kuantum komputer yang dapat digunakan untuk keperluan umum – komersil pada suhu ruangan normal – NTP/ATP (dengan mengabaikan supremasi kuantum Eropa) sehingga memiliki independensi tinggi.
Suatu aplikasi basis hijriyyah yang mengintegrasikan akurasi untuk keperluan pertanian hingga industri militer dengan tingkat akurasi sejauh jarak satu tahun cahaya.
Suatu aplikasi basis Alam Semesta kubus yang berfungsi sebagai rebranding wisata lokal Danau Toba dengan urgensi penyelamatan makhluk hidup dari kepunahan dan solusi iklim global yang nyata secara hakikat.
Integrasi pemberdayaan ahli kimia lokal dan teknologi untuk membentuk surplus GDP Negara lebih besar dari 1.000 triliun rupiah, menciptakan lapangan kerja untuk 1.000.000 penduduk perkuartal dan meningkatkan ekspor produk lokal lebih besar dari 15%.
Titik target PANCAVERSE terhadap AT&T agar TELKOM bisa merajai telekomunikasi Dunia.
Sesuai VISI PANCAVERSE maka setiap perusahaan pribumi harus kami bantu agar bisa berekspansi mendunia dan melintas abad – keberlanjutan usaha.
Perusahaan perlu memanfaatkan teknologi mini kuantum komputer PANCANOMICS sebagai penyokong “big data” untuk hal ini agar dapat mencapai target perusahaan yang diinginkan.
Selain itu, teknologi tersebut dapat menjadi proteksi sekaligus efektivitas dalam koordinasi perusahaan dalam memanfaatkan mekanisme tingkatan inovasi untuk keberlanjutan ekspansi perusahaan.
Sekilas deskripsi tingkatan inovasi sebagai berikut;
Ketika kita mendengar kata inovasi, dikepala kita terbayang sesuatu yang baru dan disukai oleh kebanyakan orang.
Ini benar! Tapi, berdasarkan fakta perkembangan dari ribuan perusahaan di berbagai belahan dunia hal ini baru merupakan inovasi tingkat pertama yang akan membuat produk laris di awal kemudian dalam tempo singkat akan menghilang tanpa jejak.
Inovasi tingkat pertama yang akan membuat produk kita terkenal kemudian musnah dari pasaran dalam tempo dekat.
Secara alami setiap produk yang lahir dari kreativitas dan inovasi manusia akan diberi nama. Kemudian, hal ini berlanjut menjadi sebuah branding dan kata-kata penghias nan sakti mandraguna untuk mengikat konsumen dan menutupi kekurangan produk dalam skala besar.
Inovasi tingkat kedua berfungsi untuk mempertahankan keberlangsungan suatu usaha jangka menengah via merk. Kemudian, tingkat berikutnya yaitu inovasi yang berupa suatu metode kalkulasi, pemecahan masalah dan atau software yang berfungsi sekaligus dalam beberapa parameter aplikasi yang benar-benar baru sehingga dapat memperbaiki sistem sosial secara masif dan tertancap di hati masyarakat lokal dan global.
Inovasi tingkat ketiga meliputi efisiensi secara global yang sangat berpengaruh pada optimalisasi variabel lain.
Tingkatan tertinggi dari inovasi yang akan membuat suatu badan usaha sekaligus Negara menggema ke seluruh dunia adalah inovasi tingkat tinggi.
Hanya inovasi tingkat tinggi yang akan membuat suatu badan usaha sekaligus Negara berekspansi mendunia dan melintas abad!
Paul Bulcke, CEO Nestlé : “Dalam lingkungan yang sulit, kita terus membangun kemampuan dan posisi kita untuk masa depan sementara mempertahankan pertumbuhan yang kuat di seluruh daerah dan ketegori. Inovasi tingkat tinggi juga memerlukan dukungan pemasaran yang signifikan dalam menghadapi konsumen.”
Efisiensi yang efektif merupakan penunjang pertumbuhan organik-inorganik perusahaan yang mendatangkan manfaat signifikan bagi bangsa, Negara dan perbaikan iklim global secara berkelanjutan.
PANCAVERSE adalah suatu program yang memiliki VISI agar pribumi menguasai peredaran dana teknologi global untuk pemerataan ekonomi dan menghilangkan batas antar Negara sehingga dapat berdaulat layaknya Negara di dalam Negara dengan berlandaskan IPTEK yang IMTAQ.
Untuk itu, PANCAVERSE memiliki beberapa variabel diantaranya:
Yaitu suatu metode inovasi aplikatif dari penghapusan suatu ilmu pengetahuan Alam yang secara selektif berdasarkan sesuai tidaknya dengan bukti eksperimen – riset skala laboratorium (evidence base).
Suatu teknologi kuantum komputer yang dapat digunakan untuk keperluan umum – komersil pada suhu ruangan normal – NTP/ATP (dengan mengabaikan supremasi kuantum Eropa) sehingga memiliki independensi tinggi.
Suatu aplikasi basis hijriyyah yang mengintegrasikan akurasi untuk keperluan pertanian hingga industri militer dengan tingkat akurasi sejauh jarak satu tahun cahaya.
Suatu aplikasi basis Alam Semesta kubus yang berfungsi sebagai rebranding wisata lokal Danau Toba dengan urgensi penyelamatan makhluk hidup dari kepunahan dan solusi iklim global yang nyata secara hakikat.
Integrasi pemberdayaan ahli kimia lokal dan teknologi untuk membentuk surplus GDP Negara lebih besar dari 1.000 triliun rupiah, menciptakan lapangan kerja untuk 1.000.000 penduduk perkuartal dan meningkatkan ekspor produk lokal lebih besar dari 15%.
Sesuai VISI PANCAVERSE maka setiap perusahaan pribumi harus kami bantu agar bisa berekspansi mendunia dan melintas abad – keberlanjutan usaha.
Perusahaan perlu memanfaatkan teknologi mini kuantum komputer PANCANOMICS sebagai penyokong “big data” untuk hal ini agar dapat mencapai target perusahaan yang diinginkan.
Selain itu, teknologi tersebut dapat menjadi proteksi sekaligus efektivitas dalam koordinasi perusahaan dalam memanfaatkan mekanisme tingkatan inovasi untuk keberlanjutan ekspansi perusahaan.
Sekilas deskripsi tingkatan inovasi sebagai berikut;
Ketika kita mendengar kata inovasi, dikepala kita terbayang sesuatu yang baru dan disukai oleh kebanyakan orang.
Ini benar! Tapi, berdasarkan fakta perkembangan dari ribuan perusahaan di berbagai belahan dunia hal ini baru merupakan inovasi tingkat pertama yang akan membuat produk laris di awal kemudian dalam tempo singkat akan menghilang tanpa jejak.
Inovasi tingkat pertama yang akan membuat produk kita terkenal kemudian musnah dari pasaran dalam tempo dekat.
Secara alami setiap produk yang lahir dari kreativitas dan inovasi manusia akan diberi nama. Kemudian, hal ini berlanjut menjadi sebuah branding dan kata-kata penghias nan sakti mandraguna untuk mengikat konsumen dan menutupi kekurangan produk dalam skala besar.
Inovasi tingkat kedua berfungsi untuk mempertahankan keberlangsungan suatu usaha jangka menengah via merk. Kemudian, tingkat berikutnya yaitu inovasi yang berupa suatu metode kalkulasi, pemecahan masalah dan atau software yang berfungsi sekaligus dalam beberapa parameter aplikasi yang benar-benar baru sehingga dapat memperbaiki sistem sosial secara masif dan tertancap di hati masyarakat lokal dan global.
Inovasi tingkat ketiga meliputi efisiensi secara global yang sangat berpengaruh pada optimalisasi variabel lain.
Tingkatan tertinggi dari inovasi yang akan membuat suatu badan usaha sekaligus Negara menggema ke seluruh dunia adalah inovasi tingkat tinggi.
Hanya inovasi tingkat tinggi yang akan membuat suatu badan usaha sekaligus Negara berekspansi mendunia dan melintas abad!
Paul Bulcke, CEO Nestlé : “Dalam lingkungan yang sulit, kita terus membangun kemampuan dan posisi kita untuk masa depan sementara mempertahankan pertumbuhan yang kuat di seluruh daerah dan ketegori. Inovasi tingkat tinggi juga memerlukan dukungan pemasaran yang signifikan dalam menghadapi konsumen.”
Efisiensi yang efektif merupakan penunjang pertumbuhan organik-inorganik perusahaan yang mendatangkan manfaat signifikan bagi bangsa, Negara dan perbaikan iklim global secara berkelanjutan.
PANCAVERSE adalah suatu program yang memiliki VISI agar pribumi menguasai peredaran dana teknologi global untuk pemerataan ekonomi dan menghilangkan batas antar Negara sehingga dapat berdaulat layaknya Negara di dalam Negara dengan berlandaskan IPTEK yang IMTAQ.
Untuk itu, PANCAVERSE memiliki beberapa variabel diantaranya:
Yaitu suatu metode inovasi aplikatif dari penghapusan suatu ilmu pengetahuan Alam yang secara selektif berdasarkan sesuai tidaknya dengan bukti eksperimen – riset skala laboratorium (evidence base).
Suatu teknologi kuantum komputer yang dapat digunakan untuk keperluan umum – komersil pada suhu ruangan normal – NTP/ATP (dengan mengabaikan supremasi kuantum Eropa) sehingga memiliki independensi tinggi.
Suatu aplikasi basis hijriyyah yang mengintegrasikan akurasi untuk keperluan pertanian hingga industri militer dengan tingkat akurasi sejauh jarak satu tahun cahaya.
Suatu aplikasi basis Alam Semesta kubus yang berfungsi sebagai rebranding wisata lokal Danau Toba dengan urgensi penyelamatan makhluk hidup dari kepunahan dan solusi iklim global yang nyata secara hakikat.
Integrasi pemberdayaan ahli kimia lokal dan teknologi untuk membentuk surplus GDP Negara lebih besar dari 1.000 triliun rupiah, menciptakan lapangan kerja untuk 1.000.000 penduduk perkuartal dan meningkatkan ekspor produk lokal lebih besar dari 15%.
Sesuai VISI PANCAVERSE maka setiap perusahaan pribumi harus kami bantu agar bisa berekspansi mendunia dan melintas abad – keberlanjutan usaha.
Perusahaan perlu memanfaatkan teknologi mini kuantum komputer PANCANOMICS sebagai penyokong “big data” untuk hal ini agar dapat mencapai target perusahaan yang diinginkan.
Selain itu, teknologi tersebut dapat menjadi proteksi sekaligus efektivitas dalam koordinasi perusahaan dalam memanfaatkan mekanisme tingkatan inovasi untuk keberlanjutan ekspansi perusahaan.
Sekilas deskripsi tingkatan inovasi sebagai berikut;
Ketika kita mendengar kata inovasi, dikepala kita terbayang sesuatu yang baru dan disukai oleh kebanyakan orang.
Ini benar! Tapi, berdasarkan fakta perkembangan dari ribuan perusahaan di berbagai belahan dunia hal ini baru merupakan inovasi tingkat pertama yang akan membuat produk laris di awal kemudian dalam tempo singkat akan menghilang tanpa jejak.
Inovasi tingkat pertama yang akan membuat produk kita terkenal kemudian musnah dari pasaran dalam tempo dekat.
Secara alami setiap produk yang lahir dari kreativitas dan inovasi manusia akan diberi nama. Kemudian, hal ini berlanjut menjadi sebuah branding dan kata-kata penghias nan sakti mandraguna untuk mengikat konsumen dan menutupi kekurangan produk dalam skala besar.
Inovasi tingkat kedua berfungsi untuk mempertahankan keberlangsungan suatu usaha jangka menengah via merk. Kemudian, tingkat berikutnya yaitu inovasi yang berupa suatu metode kalkulasi, pemecahan masalah dan atau software yang berfungsi sekaligus dalam beberapa parameter aplikasi yang benar-benar baru sehingga dapat memperbaiki sistem sosial secara masif dan tertancap di hati masyarakat lokal dan global.
Inovasi tingkat ketiga meliputi efisiensi secara global yang sangat berpengaruh pada optimalisasi variabel lain.
Tingkatan tertinggi dari inovasi yang akan membuat suatu badan usaha sekaligus Negara menggema ke seluruh dunia adalah inovasi tingkat tinggi.
Hanya inovasi tingkat tinggi yang akan membuat suatu badan usaha sekaligus Negara berekspansi mendunia dan melintas abad!
Paul Bulcke, CEO Nestlé : “Dalam lingkungan yang sulit, kita terus membangun kemampuan dan posisi kita untuk masa depan sementara mempertahankan pertumbuhan yang kuat di seluruh daerah dan ketegori. Inovasi tingkat tinggi juga memerlukan dukungan pemasaran yang signifikan dalam menghadapi konsumen.”
Model bisnis PANCAVERSE yang terdiri dari 7 elemen – 4 elemen sains dan 3 elemen teknologi.
PANCAVERSE adalah suatu program yang memiliki VISI agar pribumi menguasai peredaran dana teknologi global untuk pemerataan ekonomi dan menghilangkan batas antar Negara sehingga dapat berdaulat layaknya Negara di dalam Negara dengan berlandaskan IPTEK yang IMTAQ.
Untuk itu, PANCAVERSE memiliki beberapa variabel diantaranya:
Yaitu suatu metode inovasi aplikatif dari penghapusan suatu ilmu pengetahuan Alam yang secara selektif berdasarkan sesuai tidaknya dengan bukti eksperimen – riset skala laboratorium (evidence base).
Suatu teknologi kuantum komputer yang dapat digunakan untuk keperluan umum – komersil pada suhu ruangan normal – NTP/ATP (dengan mengabaikan supremasi kuantum Eropa) sehingga memiliki independensi tinggi.
Suatu aplikasi basis hijriyyah yang mengintegrasikan akurasi untuk keperluan pertanian hingga industri militer dengan tingkat akurasi sejauh jarak satu tahun cahaya.
Suatu aplikasi basis Alam Semesta kubus yang berfungsi sebagai rebranding wisata lokal Danau Toba dengan urgensi penyelamatan makhluk hidup dari kepunahan dan solusi iklim global yang nyata secara hakikat.
Integrasi pemberdayaan ahli kimia lokal dan teknologi untuk membentuk surplus GDP Negara lebih besar dari 1.000 triliun rupiah, menciptakan lapangan kerja untuk 1.000.000 penduduk perkuartal dan meningkatkan ekspor produk lokal lebih besar dari 15%.
Sesuai VISI PANCAVERSE maka penghapusan kurikulum sains Eropa wajib dilakukan karena tidak sesuai dengan nilai-nilai Agama dan merusak adab kemanusian serta merusak lingkungan secara tersembunyi sehingga menyebabkan Dunia mengalami stagnasi teknologi – VUCAS terkhusus bagi Negara di Asia.
Kemudian daripada itu, penghapusan sains Eropa yang tidak sesuai eksperimen di laboratorium sangat diperlukan agar bangsa tidak mudah terbujuk postulat-postulat palsu oknum Eropa untuk mengeruk keuntungan secara masif.
Ada beberapa poin yang perlu diperlukan;
1. Penghapusan sains Eropa diperlukan agar bangsa percaya diri untuk memberdayakan hasil karya teknologi sendiri dan mengembangkannya secara masif hingga mendunia secara hakikat.
Kapan karya anak bangsa dihargai dan didukung bangsanya sendiri? Hentikan dulu zaman edan!
Untuk mengakhiri zaman edan di Indonesia maka perlu adanya reduksionisme sains di bidang ATOM dan GRAVITASI sehingga Indonesia bisa memutar sejarah Asia atas Eropa.
2. Reduksionisme sains membawa revolusi positif.
REDUKSIONISME sains akan membuka gerbang revolusi positif untuk membuka sejarah baru bangsa Asia atas Eropa setelah satu abad Dunia mengalami masa kegelapan akibat hagemoni AUKUS dibidang pendidikan.
Kebanyakan orang bodoh berpikir bahwa kaum Eropa yang tadinya penjajah telah berubah menjadi malaikat penolong dan lebih hebat dalam segala hal. Inilah penyebab utama munculnya zaman edan. Mari kita hancurkan zaman edan dengan konsep reduksionisme sains, agar Indonesia bisa maju!
Langkah awal untuk menguasai sektor industri Eropa adalah berinovasi tingkat tinggi dalam industri teknologi, karena industri seperti ini akan menghilangkan batas antar Negara. Hal ini lebih efektif daripada dengan upaya mengubah sistem setiap Negara di Dunia yang sudah tersihir sains Eropa.
SINYAL KEMAJUAN INDUSTRI PRIBUMI – Baru-baru ini tim riset Dunia menemukan tanda-tanda arah rotasi MATAHARI akan berubah haluan (retrogade) dalam arti kedepannya siap-siap matahari akan terbit dari Barat. Hal ini tepat bersamaan dengan senjata LHC diaktifkan dan kemajuan inovasi di Eropa mulai terhenti – “innovation stalls”.
Ini semua merupakan sinyal kiamat bagi hagemoni industri Eropa yang selama ini menguasai peredaran duit global sekaligus merupakan pertanda perputaran sejarah Asia atas Eropa.
Lalu bagaimana langkah untuk memanfaatkan sinyal perputaran sejarah seperti ini? Segera berinovasi tingkat tinggi!
China akan menjadi penguasa Dunia jika menggunakan senjata YIN-YANG, masalahnya mereka malah terjebak transformasi-refleksi ala Pentagon. Mungkin Indonesia yang mau menggunakan senjata tersebut atau bila perlu saya menjualnya pada Negara lain untuk memusnahkan Negara lainnya.
Banyak orang mengira China akan menjadi Negara PEMUTAR SEJARAH Asia atas Eropa, namun sepertinya masih terlalu dini untuk menyatakan hal tersebut. Karena China sebenarnya terjebak dalam stagnasi teknologi dan mentok di inovasi tingkat ketiga.
Lain hal dengan India, Negara yang satu ini justru berpeluang untuk mengendalikan China dan Amerika sekaligus. Namun, hal ini tentu saja belum terjadi karena India pun masih mengalami stagnasi teknologi.
Oleh karena itu, hal ini merupakan peluang bagi teknokrat – inovator pribumi untuk mengangkat ekonomi rakyat melalui KEBANGKITAN industri dengan langkah awal membentuk kedaulatan teknologi yang memiliki landasan sains independen.
PROMO! Solusi bagi Anda dari kalangan UKM-INDUSTRI-BUMN, Kantor, Sekolah, Yayasan, Universitas dll. yang ingin mengembangkan perusahaan/badan usaha via inovasi tingkat tinggi dan teknologi.
Kami sediakan paket lisensi ekonomis teknologi mini kuantum komputer PANCANOMICS hanya dengan satu juta rupiah*. Bonus fitur yang akan diperoleh:
Pendampingan program inovasi tingkat pertama untuk meningkatkan penjualan produk dan edukasi teknologi kuantum PANCANOMICS.
Pendampingan manajemen* sesuai ISO standar mutu, keamanan data dan keberlanjutan usaha (ISO 9001, 27001 dan 55000).
Teknologi mini kuantum komputer PANCANOMICS pertama di Dunia yang berfungsi agar Indonesia/Negara berdaulat lain menjadi pengendali ekonomi global dan menghilangkan batas antar Negara di Asia untuk keberlanjutan ekspansi seluruh sektor industri Negeri.
KUNCI EKSPANSI INDONESIA – Singapura mengalami stagnasi teknologi belakangan ini karena terjebak pada inovasi tingkat kedua sekalipun mempunyai senjata kuantum komputer dan lab. inovasi. Indonesia dapat memanfaatkan kondisi ini sebagai kunci perubahan Dunia dan ekspansi industri pertanian hingga industri digital.
Beberapa poin yang perlu diperhatikan;
1. Singapura rela menjadi wilayah jajahan UNITED KINGDOM dengan kedok persemakmuran karena aura sistem kerajaan – bukan demokrasi.
2. Singapura masih tergantung pada gas dan listrik – SUMBER ENERGI dari Indonesia yang dapat dikendalikan dan diberdayakan dalam skema TOBA SOCIETY. Kejadian seperti ini dapat dimanfaatkan seperti halnya ketergantungan Eropa pada gas Rusia.
3. Seandainya Indonesia bisa mencaplok Singapura maka akan cocok sebagai proyek IKN karena memiliki gravitasi lebih rendah – kadar neutrino ideal yang jauh dari potensi bencana gempa Bumi dibandingkan dengan Kalimantan.
Dengan tiga skema di atas Indonesia dapat memberdayakan Singapura yang sedang stagnan di inovasi tingkat kedua sebagai basis marketing dan penyokong inovasi tingkat tinggi Negeri serta sebagai jalan ekspansi industri pertanian hingga industri digital Indonesia.
Tatkala Eropa mengaktifkan senjata HAGEMONI dalam bentuk teknologi LHC maka bangsa Asia dapat menandinginya dengan senjata YIN-YANG dalam bentuk teknologi mini kuantum komputer PANCANOMICS.
Sudah seratus tahun semenjak kehancuran KESULTANAN TURKI, iklim global semakin panas dan berhawa negatif serta mendatangkan bencana di seluruh Dunia. Terbukti AUKUS sudah tak layak memimpin ekonomi Dunia, sudah saatnya bangsa Indonesia memimpin ekonomi Dunia diawali dengan revolusi kurikulum basis inovasi tingkat tinggi.
“Pada tanggal 15-18 Juni 1999, diadakan konferensi, Pemerintah China menyadari bahwa untuk bisa bertahan menghadapi globalisasi perlu menyiapkan generasi muda yang kreatif dan inovatif.Apalagi China menghadapi masalah pencemaran lingkungan yang semakin parah dan populasi penduduk yang terus bertambah. Pada bulan September 2001 dikeluarkan kurikulum baru yang menitikberatkan pada inovasi dan kemampuan mengaplikasikan teori dalam kehidupan sehari-hari.”
Semakin tinggi tingkatan inovasi bisnis suatu Bangsa dan Negara maka akan semakin banyak pendapatan Negara sehingga semakin makmur ekonomi bangsanya.
Ada beberapa poin yang perlu diperhatikan;
1. Pertama dan yang utama sebenarnya adalah dengan memusnahkan kalender masehi yang merupakan kalender berisi dewa-dewa kehancuran dan korup. Kelender ini sebenarnya sempat ditolak Amerika dan United Kingdom karena mereka tahu bahaya dari diterapkannya kalender pagan tersebut. Negara manapun sekalipun Arab Saudi (yang dijaga Malaikat) akan banyak bencana dan merajalelanya kasus korupsi di kalangan pejabatnya selama Negara tersebut memakai kalender Masehi. Solusi terbaik adalah segera upayakan agar sistem kalender Negara menjadi kalender hijriyyah dengan contoh skema berikut ini: https://telegra.ph/MUSNAHKAN-KALENDER-MASEHI-AGAR-NEGERI-BERDIKARI-12-31
Dengan memusnahkan mental korupsi pejabat melalui skema inovasi teknologi kalender Negara maka proyek memperbaiki iklim akan lancar dan resiko kemungkinan mangkrak akan semakin kecil.
2. Program memusnahkan sampah JABODETABEK yang berfungsi untuk mengatasi banjir dan memperbaiki kesehatan serta ekonomi rakyat sangatlah penting sebelum ber-IKN ria. Karena bisa jadi benefit yang dihasilkan kedepannya dari program ini bisa digunakan untuk PEMBANGUNAN IKN.
Potensi CUAN yang diperoleh dengan program ini adalah 3.000 triliun rupiah. Bagaimana tidak?! Dengan berhasilnya Jabodetabek dalam mengatasi sampah maka bencana banjir menjadi teratasi sehingga akses transportasi menjadi lancar, kesehatan rakyat meningkat dan hawa positif perkembangan bisnis akan meningkat dst.
Dari segi efisiensi maka anggaran yang diperlukan untuk tiap 44 kecamatan di Jabodetabek 100 miliar rupiah (belum termasuk maintenance dan sparepart teknologi). Bandingkan dengan proyek sumur resapan-300 miliar lebih namun tidak berdampak signifikan sama sekali dalam mengatasi banjir JAKARTA.
3. Aksi nyata seperti RETANUKTUM (Reboisasi, Tanam Bunga, Nuklir dan Kuantum Komputer) serta inovasi GREEN-BLUE TECHNOLOGY perlu segera diimplementasikan sebagai pengganti konsep “smart city” yang mengabaikan AMDAL. Sudah sangat jelas di depan mata konsep “smart city” yang digaungkan tim inovasi Eropa tidak cocok diterapkan di Indonesia bahkan di Dunia karena akan memunculkan mafia dan merusak seluruh ekosistem akibat dari mengabaikan AMDAL secara hakikat.
“Berkurangnya jumlah dan menghilangnya lebah, serangga liar dan serangga lain (akibat kegiatan industri dan tata kota -” smart city ” yang melalaikan AMDAL) yang membantu penyebaran serbuk sari akan memiliki konsekuensi serius bagi umat manusia dan pasokan pangan global, demikian peringatan yang dikeluarkan oleh PBB. Keberadaan lebah mendukung 170.000 spesies tanaman yang pada gilirannya mendukung lebih dari 200.000 spesies hewan.”
4. Perlunya kedaulatan teknologi dalam memperbaiki iklim global agar memiliki akurasi tinggi, tepat sasaran dan tepat manfaat. Kedaulatan dan independensi teknologi diperlukan agar jangan sampai bangsa sendiri tidak lebih tahu kondisi iklim, kontur dan lingkungannya sendiri dibanding bangsa dari Negara lain.
“Bagaimana mungkin suatu Negara “X” bisa lebih mengetahui kondisi wilayah (iklim, kontur, lingkungan dll.) Negara “Y”, sementara bangsa Negara “Y” tidak tahu kondisi wilayahnya sendiri yang sebenarnya?!”
5. Berseberangan dengan Elon Musk dengan proyek sayembaranya dalam menghapus emisi karbon, Bill Gates justru akan menambah emisi karbon secara langsung dengan proyek “meredupkan cahaya matahari” oleh sebuah aerosol sulfat/karbonat.
Bagaimana tidak menambah emisi karbon?! Justru dengan metode “geo-engineering” tersebut maka daya serap tanaman terhadap karbon dioksida akan berkurang karena sistem grana dalam daun akan kekurangan pasokan energi cahaya matahari untuk mengikat dan memasak karbon dioksida dalam rangkaian proses fotosintesa.
“Primary purpose of grana is not to allow regulation of light harvesting A second, and related, hypothesis for the function of grana is that they allow regulation of light harvesting and, particularly, control of the balance of energy flow between Photosystem II and Photosystem I.”
Oleh karena itu, banyak juga ilmuwan yang memperingatkan bahayanya proyek tersebut.
Sebenarnya solusi aplikatif yang terbaik untuk memperbaiki iklim global terbagi menjadi dua langkah inovasi tingkat tinggi.
Langkah pertama: Minimalisasi emisi karbon dengan optimalisasi kualitas pembakaran bahan bakar fosil industri dengan teknologi tinggi – incenerator fusi dan reaktor yang bersih dan bebas emisi.
Langkah kedua: Optimalisasi pengikatan emisi karbon dengan program “TOBA SOCIETY“.
Dengan kelima skema di atas maka industri pertanian hingga industri digital Indonesia akan berpotensi meraih masing-masing pendapatan bersih minimal 9.000 trilyun rupiah per tahun tanpa perlu memiliki proyek fotosintesa buatan ala KOREA.